Jakarta, 23 Oktober 2026 – Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan (Menko Kumham Imipas), Yusril Ihza Mahendra, melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, di Ritz-Carlton, Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (23/10). Pertemuan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kedua negara sekaligus memperkuat kerja sama strategis yang selama ini telah terjalin dengan baik.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak menyampaikan apresiasi terhadap hubungan kerja sama yang telah terbangun secara positif. Sinergi antarlembaga pemerintah kedua negara menjadi bagian penting dalam meningkatkan koordinasi, memperkuat komunikasi, serta mendorong efektivitas pelaksanaan kerja sama di berbagai bidang.
Pertemuan bilateral tersebut turut membahas sejumlah bidang kerja sama strategis, khususnya penguatan kerja sama bilateral di bidang keimigrasian. Kedua negara memandang pentingnya koordinasi yang berkelanjutan dalam menghadapi dinamika pergerakan manusia lintas negara sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan kejahatan transnasional.
Selain itu, Indonesia dan Australia juga membicarakan penguatan kerja sama dalam penanggulangan kejahatan penipuan daring lintas negara. Persoalan ini menjadi perhatian bersama mengingat semakin kompleksnya modus kejahatan yang melibatkan jaringan lintas negara.
Melalui kerja sama antarlembaga, kedua negara diharapkan dapat meningkatkan pertukaran informasi, koordinasi, serta langkah-langkah penanganan yang efektif.
Menko Yusril menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Australia dalam membangun dan menjaga hubungan bilateral dengan Indonesia. Ia menekankan pentingnya mempertahankan hubungan baik yang telah terjalin sebagai landasan untuk memperluas kolaborasi ke depan.
"Indonesia dan Australia telah membangun hubungan bilateral yang sangat baik selama ini. Kami berharap kerja sama yang dilandasi rasa saling percaya dan saling menghormati ini dapat terus diperkuat," ujar Yusril.
Menteri Dalam Negeri Australia, Tony Burke, menyampaikan pandangan positif terhadap perkembangan hubungan kedua negara. Ia mengapresiasi kerja sama antarlembaga serta kepercayaan yang terus tumbuh melalui komunikasi dan koordinasi yang erat antara jajaran pemerintah Indonesia dan Australia.
"Kerja sama antara lembaga-lembaga kita terus berkembang. Hubungan dan kepercayaan di antara kedua negara telah memberikan perbedaan yang nyata melalui lembaga dan staf kita yang saling bekerja sama," ungkap Tony Burke.
Pertemuan bilateral ini juga menjadi kesempatan bagi kedua negara untuk semakin memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan bersama, khususnya di bidang hukum, keimigrasian, dan keamanan lintas negara. Hubungan baik yang telah terbangun diharapkan dapat menjadi fondasi bagi pengembangan kerja sama yang semakin erat dan berkelanjutan.
Kolaborasi yang berkelanjutan diharapkan dapat semakin meningkatkan efektivitas kerja sama sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat kedua negara serta berkontribusi terhadap stabilitas dan keamanan kawasan.
Dalam pertemuan tersebut, Menko Kumham Imipas didampingi oleh Deputi Bidang Koordinasi Hukum Nofli, Deputi Bidang Koordinasi Keimigrasian dan Pemasyarakatan I Nyoman Gede Surya Mataram, Staf Khusus Menteri Bidang Administrasi Herdito Sandi Pratama, serta Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Luar Negeri Ahmad Usmarwi Kaffah.