Menu

Wamenko Otto Hasibuan: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan Bangsa

25 May 2026
Wamenko Otto Hasibuan: Pendidikan Adalah Investasi Masa Depan Bangsa
Berita Utama

Bangka, 24 Mei 2026 — Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, menegaskan bahwa pendidikan dan kesadaran hukum merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, dan mampu menghadapi tantangan masa depan bangsa.

Hal tersebut disampaikan Otto saat menjadi narasumber dalam Seminar Kebangsaan bertema “Reformasi Pendidikan dan Kesadaran Hukum Sebagai Fondasi Pembangunan Sumber Daya Manusia” dalam rangka Dies Natalis ke-20 Universitas Bangka Belitung di Bangka. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat pemerintah daerah, serta civitas akademika UBB.

Dalam paparannya, Otto menyoroti kondisi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang dinilai memiliki paradoks antara kekayaan sumber daya alam dan kualitas pendidikan masyarakat. Menurutnya, melimpahnya sumber daya alam tidak boleh membuat masyarakat mengabaikan pentingnya pendidikan sebagai investasi jangka panjang di tengah tantangan pembangunan sumber daya manusia nasional.

“Bangka Belitung kaya akan sumber daya alam, tetapi pendidikan harus menjadi perhatian utama. Sumber daya alam suatu saat bisa habis, sedangkan pendidikan akan menjadi bekal yang terus memberikan manfaat bagi masa depan,” ujar Otto.

WhatsApp Image 2026 05 24 at 21.06.03

Ia menegaskan bahwa keberhasilan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan akademik, tetapi juga kemampuan menghadapi tantangan kehidupan. Karena itu, mahasiswa dan generasi muda didorong untuk memiliki pola pikir visioner serta mampu mengambil peran dalam memajukan masyarakat dan bangsa.

“Mahasiswa harus berpikir untuk memajukan peradaban. Pendidikan bukan sekadar formalitas, melainkan investasi dengan manfaat jangka panjang yang nilainya jauh lebih besar bagi kehidupan,” katanya.

Selain pendidikan, Otto juga menekankan pentingnya membangun budaya hukum dan kepercayaan publik sebagai bagian dari fondasi pembangunan nasional. Menurutnya, kesadaran hukum perlu terus diperkuat agar tercipta kehidupan masyarakat yang tertib, adil, dan saling menghormati.

Ia berharap pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan seluruh elemen masyarakat dapat terus berkolaborasi dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kesadaran hukum di Bangka Belitung guna menciptakan generasi unggul yang mampu membawa Indonesia lebih maju dan berdaya saing.

“Yang paling utama adalah membangun kepercayaan. Dari situlah kemajuan pendidikan, hukum, dan pembangunan bangsa dapat berjalan dengan baik,” pungkas Otto.